Filosofi Motif Batik Mega Mendung. Dilansir dari ebook Kode-kode Nusantara karya Hokky Situngkir, Mega Mendung menggambarkan awan-awan tebal di cuaca yang mendung. Dalam hal ini, motif batik Mega Mendung melambangkan pemberian harapan akan turunnya hujan yang penting untuk menyuburkan pertanian.
Simpan. Artikel ditulis oleh Gifari Zakawali. Disunting oleh Amelia Puteri. Salah satu motif batik Indonesia yang sangat dikenal adalah batik mega mendung dari Cirebon. Corak unik yang terdapat pada motif batik ini menjadikan batik mega mendung sangat terkenal di Indonesia bahkan mancanegara, lho.
Proses Pembuatan Batik Mega Mendung. Proses pembuatan Batik Mega Mendung melibatkan banyak tahap dan keterampilan tangan yang tinggi. Para perajin batik menggunakan canting, alat khusus berbentuk seperti pena, untuk menorehkan pola Mega Mendung pada kain yang telah direndam dalam larutan lilin.
Pembuatan Batik dapat memakan waktu dari minimum satu bulan hingga 2 tahun tergantung pada kompleksitas prosesnya. Proses memproduksi satu tekstil terdiri dari 8 langkah yaitu mulai dari pembuatan pola lilin pada kain, hingga mengunci warna dengan larutan alami, dan pengeringan.
Cara Pembuatan Batik Mega Mendung. Motif batik Megamendung merupakan karya seni batik yang identik dan bahkan menjadi ikon batik daerah Cirebon dan daerah Indonesia lainnya. Motif batik ini mempunyai kekhasan yang tidak ditemui di daerah penghasil batik lain.
Penggambaran motif: Tahap pertama dalam proses pembuatan adalah menggambar motif. Motif yang digunakan dalam Batik Trusmi Cirebon sangat khas dan unik, seperti motif mega mendung, keratonan dan lainnya. Penyemprotan lilin: Setelah motif di gambar, tahap selanjutnya adalah penyemprotan lilin pada bagian motif yang tidak akan diwarnai.
eWUwG.
proses pembuatan batik mega mendung