Majasadalah gaya bahasa perumpamaan atau kiasan yang pada umumnya digunakan untuk menguatkan kesan suatu kalimat tertulis atau lisan yang dapat menimbulkan kesan imajinatif bagi para pembaca. Ada 4 macam majas, yaitu majas perbandingan, majas pertentangan, majas sindiran dan majas penegasan.
101Kata-kata sindiran untuk orang bermuka dua, sedikit tapi nyel. 101 Pantun Lucu Humor Gokil Jenaka Ngakak dalam Kehidupan dan Cinta. Kata kata Sindiran Lembut Tapi Menusuk Terlengkap - „Google Play" programos. 40+ PANTUN SINDIRAN : Buat Mantan, Teman, Pacar & Mengkritik Pemerintah. 10 Chat Kocak Dibalas Pantun, Endingnya Bikin Kesal!
Kalaubelum sadar juga, kamu boleh menggunakan cara yang lebih tegas. Kata kata sindiran buat orang pelit. Kata Bijak Buat Saudara Yang Pelit Katakan Cintamu Faktanya, selain itu, saat pacar dan teman datang dan pergi, hanya saudara yang tinggal tetap dan tidak pernah berpaling. Kata sindiran buat saudara yang pelit. Banyak yang bisa memutuskan menikah
Danberikut "Kumpulan Puisi Sindiran Buat Orang Munafik" Si Gendut Banyak Tingkah Oleh Fahmi Rahmansyah Kelakuannya tak dapat dimengerti ucapan tak pernah di tepati sikap tak tahu diri ngomong mau menang sendiri, Hey gendut katanya banyak tabungan tapi hidup di kontrakan omongmu besar sebesar badan, Hey gendut hotel mana yang kau sebut
Inilahkata kata sindiran buat pemerintah dan ulasan lain mengenai hal-hal yang masih ada kaitannya dengan kata kata sindiran buat pemerintah yang Anda cari. Berikut ini tersedia beberapa artikel yang menjelaskan secara lengkap tentang kata kata sindiran buat pemerintah. Klik pada judul artikel untuk memulai membaca. Semoga bermanfaat.
Berikutini adalah contoh teks kata-kata sindiran lucu, kocak dan gokil terbaru untuk mengkritik politisi. Politik adalah panggung sandiwara. Jika ingin pertunjukannya penuh sesak, pemainnya harus rela merogoh kocek untuk memberikan tiket gratis plus uang bensin untuk para penonton. - Republik Gondes, blog paling koplak di abad 21
QAvCDOI. Puisi Satire adalah puisi yang berisi sindiran halus atau kritik kepaa penguasa atau orang yang memiliki kedudukan jabatan. Awalnya puisi satire digunakan untuk kritik sosial. Oleh karena itu banyak penyair yang membuat puisi ini untuk menyindir pemerintah. Akan tetapi pada perkembangannya puisi satire tidak hanya menyindir pemerintah. Kadang-kadang dibuat juga untuk menyindir teman. Atau perilaku orang lain. Intinya Puisi satire adalah puisi berupa kritik sosial. Dibawah ini yang merupakan contoh puisi satire. Di bawah ini merupakan contoh puisi satire singkat. Puisi yang sangat pendek. Indonesia Yang Kaya Indonesia negeri yang kaya Bertumpuk-tumpuk hutangnya Emas minyak dijual Tapi untungnya entah kemana. Gunung-gunung dihabiskan Pasirnya dijual Ikan di laut dikuras Tapi untuk orang Raya Pejabat kita kaya raya Lihat saja mewah mobilnya Isi dompet tebal sekali Bagaimana tak Sejahtera Atas Nama Rakyat Indonesia Pejabat kita meminta minta Utang ke berbagai negara Tapi dimakan oleh Negeri Kita Hebatnya negeri ini Hukumnya begitu tajam Orang bersalah langsung di penjara Tak melihat jabatannya Untuk para pejabat Penjaranya sangat hebat Seperti hotel yang mewah Hidup mereka tentram Puisi Satire Sindiran Kusangka Kusangka bunga berseri Belum disentuh oleh kumbang Rupanya salah menilai Bunga hampir layu tenggelam. Kusangka bunga putih bersih Rupanya sudah banyak kotoran Bagaimana ingin ku sunting Sedangkan perutnya sudah Pandai Di negeri ini banyak sekali Orang pandai dan orang pintar Berjalan kesana kemari Bersuara dan berkomentar Setiap sesuatu dinilai Dengan akalnya yang begitu pandai Kepada orang yang selalu menyalahkan Dialah yang pandai tetapi pandir. Terlambat Laganya anak yang hebat Kelakuannya orang kaya Sayang kalau datang sering terlambat Bagai orang yang sibuk saja. Memang suka datang terlambat Sering ribut di dalam kelas Mengaku murid yang hebat. Padahal dia sangat pemalasContoh Puisi Satire 2 BaitBerikutnya adalah contoh puisi satire 2 bait. Setiap baitnya terdiri dari empat baris. Puisi satire ini sebagai bahan belajar. Dengan membaca contoh puisi, akan mudah untuk membuat puisi yang Ingin Sepertimu Aku ingin sepertimu Jadi pejabat tinggi Dikawal kemana-mana Hartanyapun berlimpah ruah. Rakyat miskin tak peduli Yang penting memperkaya diri Entah halal atau haram Yang penting masa depan tak Satire Karya Taufik Ismail Taufik Ismail adalah penyair terkenal. Puisi-puisinya begitu indah. Banyak orang menikmatinya. Beliau menulis puisi berbagai tema. Mulai dari keluarga hingga agama. Sampai saat ini tetap aktif menulis. Beliau betul-betul seorang penyair. Kumpulan syair nya sudah banyak dibuat buku. Beliau juga menulis puisi satire. Bahkan banyak sekali puisi satire yang menyindir pemerintah. Beliau juga menyindir bangsa ini. Tetapi karya beliau sangat luas. Puisi puisi berisi motivasi juga banyak. Sehingga menggerakan bangsa. Banyak orang terinspirasi olehnya. Dibawah ini salah satu karya beliau. Puisi berjudul “ syair orang lapar.” SYAIR ORANG LAPARLapar menyerang desaku Kentang dipanggang kemarau Surat orang kampungku Kuguratkan kertas Risau Lapar lautan pidato Ranah dipanggang kemarau Ketika berduyun mengemis Kesinikan hatimu Kuiris Lapar di Gunungkidul Mayat dipanggang kemarau Berjajar masuk kubur Kauulang jua Puisi Satire Tentang Teman Kau teman yang setia Selalu berbagi suka dan duka Bagaikan satu hati dua raga Selalu bersama kemana-mana. Apa yang kupunya milikmu juga Hingga segalanya engkau bawa Tanpa pernah permisi lagi Engkau bawa lalu pergi. Selanjutnya Contoh Puisi Satire Tentang Pemerintah Contoh Puisi Satire Tentang Pendidikan
Tentang Puisi Sindiran Puisi sindiran merupakan salah satu bentuk puisi yang kerap kali digunakan sebagai bentuk kritik atau sindiran terhadap suatu hal atau situasi tertentu. Puisi sindiran sering kali digunakan untuk mengutarakan ketidakpuasan seseorang terhadap suatu keadaan, termasuk ketidakpuasan terhadap pemerintah. Kenapa Sering Ada Puisi Sindiran untuk Pemerintah? Pemerintah merupakan lembaga yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, keputusan dan tindakan yang diambil oleh pemerintah dapat berdampak pada kehidupan masyarakat secara luas. Sebagai warga negara yang baik, kita memiliki hak untuk menyampaikan kritik dan saran terhadap kinerja pemerintah. Salah satu bentuk yang dapat digunakan adalah puisi sindiran. Tips Menulis Puisi Sindiran untuk Pemerintah 1. Pahami situasi dan kondisi yang ingin disindir. 2. Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami. 3. Hindari penggunaan kata-kata kasar atau tidak pantas. 4. Gunakan gaya bahasa yang kreatif dan menarik. 5. Sampaikan kritik atau sindiran dengan santun. Inilah Contoh Puisi Sindiran untuk Pemerintah Kenapa kau diam saja, pemerintah yang terhormat? Banyak rakyat yang tersiksa, akibat kebijakanmu yang tak terbantahkan Kau mengatakan kau peduli, tapi tindakanmu tak sejalan Kami butuh perubahan, bukan janji kosong yang tak berujung Mari kita bersama-sama, membangun negeri yang lebih baik Bukan hanya untuk dirimu, tapi untuk kebaikan kita semua Cara Menyampaikan Puisi Sindiran untuk Pemerintah Puisi sindiran dapat disampaikan secara langsung kepada pihak yang dituju atau melalui media sosial dan publikasi online. Namun, perlu diingat untuk tetap menggunakan bahasa yang santun dan tidak mengandung unsur pelecehan atau penghinaan. Ulasan tentang Puisi Sindiran untuk Pemerintah Puisi sindiran merupakan salah satu bentuk ekspresi yang dapat digunakan untuk menyampaikan kritik atau sindiran terhadap suatu keadaan atau hal tertentu. Dalam konteks pemerintah, puisi sindiran dapat digunakan sebagai bentuk pengawasan dari masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Namun, perlu diingat untuk tetap menggunakan bahasa yang sopan dan santun serta menghindari penggunaan kata-kata kasar atau tidak pantas. Puisi Sindiran untuk Pemerintah yang Viral di Tahun 2023 Oh pemerintahku yang tercinta Kau berjanji untuk memperbaiki negeri ini Tapi kau malah membuatnya semakin terpuruk Rakyatmu menderita, sementara kau menikmati kekayaan yang tak terhingga Marilah kita bersama-sama, membangun negeri yang lebih baik Tanpa korupsi, tanpa kekerasan, tanpa ketidakadilan Untuk masa depan yang lebih baik, untuk kebaikan kita semua Kesimpulan Puisi sindiran merupakan salah satu bentuk ekspresi yang dapat digunakan untuk menyampaikan kritik atau sindiran terhadap suatu keadaan atau hal tertentu, termasuk kinerja pemerintah. Namun, perlu diingat untuk tetap menggunakan bahasa yang sopan dan santun serta menghindari penggunaan kata-kata kasar atau tidak pantas. Dengan mempergunakan puisi sindiran dengan bijak, kita dapat membantu membangun negeri yang lebih baik dan adil.
Kumpulan puisi kritikan terhadap pemerintah. Puisi merupakan seni tulis yang menggunakan bahasa dan kata kata indah, untuk mendeskripsikan serta mengulas tentang suatu kejadian dan hal hal yang dirasakan, dan di tuang dalam bentuk kata berbait seperti puisi kritik pemerintah atau puisi tentang kritik hal yang diulas pada puisi kritikan untuk pemerintah yang dipublikasikan kali ini adalah kritikan kepada pemerintah atau kritik pemimpin. Yang mana umumnya kritik muncul dari masyarakat karena adanya ketidakpuasan terhadap kinarja kesenjangan sosial dan pendidikan dan hal-hal lain yang membuat rakyat merasa tak puas merupakan hal utama yang sering kali memunculkan kritik dari masyarakat terhadap kinerja pemerintah yang juga terkadang menginpirasi menulis puisi tentang kritik pemerintah ataupun tema puisi kritik tema puisi kritik sosial pemerintah yang dibagikan ini membahas tentang kejadian-kejadian yang terjadi di Negeri masing-masing judul puisi kritik sosial terhadap pemerintah yang diterbitkan antara lainPuisi sabda luka di halaman senjaPuisi hidupkan nyawa PapuaPuisi cinta penghabisanPuisi menyulam hamparanPuisi robohnya mikrofon TuhanLima judul puisi kritik kepada pemerintah dalam bentuk puisi naratif, dapat menjadi contoh puisi bagi pembaca yang ingin menulis puisi tentang Puisi Kritikan Terhadap PemerintahPemerintah merupakan sekelompok orang yang secara bersama- sama memikul tanggung jawab terbatas untuk menggunakan kekuasaan, mengatur kehidupan sosial, ekonomi, dan politik dan lain terkadang kebijakannya tak adil dan merugikan masyarakat sehingga masyarakat, mengkritik kinerja bagaimana cerita puisi dan maknanya dalam bait bait puisi tentang kritik sosial terhadap pemerintah, selengkapnya disimak saja berikut LUKA DI HALAMAN SENJAKarya YS SunaryoAku menyebutmu sebagai pemilik sukma penumpuk luka. Sedari pagi hingga senja adalah deras air mata. Semula, hanya gumpalan derita, namun di renta raga mengisahkan perjalanan luka pagi acapkali menanah iri-dengki, bahkan anarki. Disebab kau dianaktiri deru pembangunan negeri yang disesaki tingkah korupsi. Kemiskinan memeluk dari kepala hingga kaki. Tersisih, terkulai di deret nama-nama tak bersekolah tinggi, dan kurang pada luka senja, tetes air mata menjadi buliran-buliran doa. Insyafi dosa-dosa di hamparan ampunan sajadah cinta. Senyum bahagia walau pada raga tersemat sebutan du'afa. Namun tiada bara pendidih kuyakini jika luka di masa lalu tak lagi mendendam batu. Ketika kau gerus dengan ikhlas memaafkan di wajah basah wudu. Hingga di teduh halaman senja, luka menjadi bahasa ketukan pada pintu 16 Maret 2018HIDUPKAN NYAWA PAPUAKarya YS SunaryoAku mendengar dan melihatmu, kawan. Kematian telʌnjang di hutan dan di jalan-jalan. Pemakaman di bara saling balas dendam. Di purba pakaian, kau lapar, pikiran dan pilihan acapkali tidak normal. Hengkang ikatan nilai, juga tergerus kesadaran moral. Rasa serumpun pulau menjadi kacau balau. Demi yang tidak dimengerti, ditikam seisi kampung kau!Burung Cendrawasih pun tak lagi bersuara kasih. Turut berduka di kehidupan yang kian tersisih. Diperkelahikanlah segala risau dan keputusasaanmu. Agar lupa penjarahan besar-besaran di semua memang saling melenyapkan. Namun jiwa-jiwamu bukanlah yang menginginkan. Ada kerakusan di jauh sana peletup asap kematian. Tunggangi keterbelakangan dan kemelaratan di kisruh berebut makanan. Demi langgeng perang antar suku dan keturunan. Hingga semua hilang tak sadarlah kawan semua. Bumi kalian sempurna diboneka raksasa dunia. Tak mesti terus-terusan berikan nyawa. Pada sejahtera yang tak pernah punya. Kecuali satukan semua dada dan, unggulkan isi 17 Maret 2018CINTA PENGHABISANKarya YS SunaryoSedari dulu segala telah dipersembahkan. Keringat, darah, dan kematian hampir di tujuh turunan sudah ditunaikan. Erangan lapar dan tersisihkan masih terasa, begitu sempurna. Semua untuk merdeka, dan kemajuan aku kini telah diproklamirkan sebagai golongan kehilangan. Lalu, untuk siapa lagi yang mesti diperjuangkan? Kecuali menimba duka di keruh air mata. Dan, ini tetap aku berikan, jika kaupun masih tetap meminta apa yang kau minta dari mereka? Pada nenek moyangnya yang tak pernah mati untuk Ibu Pertiwi. Tak pernah telʌnjang kaki seribu hari untuk membambu runcing kompeni. Ketika tak sekatapun namanya tertulis di lautan dan daratan Nusantara. Namun takhtanya mencekram di segala kuasa, melubang menghunjam pucat cinta di pelukan penghabisan, hanya gemeretak gigi menyaksikan kau dan mereka kian manjakan keserakahan. Pada kepal tangan lunglai, lirih sukmaku berpesan Indonesia anugerah Tuhan jangan kau habis dijual-belikan!Ciamis, 19 Maret 2018MENYULAM HAMPARANKarya YS SunaryoAku mengenalmu sebagai satu raga banyak wajah. Berdomino di meja-meja mewah, dan berteka-teki di gagah langkah. Merayu di lidʌh cʌndu, lalu mencʋmbu tubuh-tubuh yang telah kau memanggil-manggil rindu di waktu telah menjadi batu? Sedangkan bumi semakin renta, dan kau kian tak peduli dosa-dosa yang mengunggun bara. Membakar cinta di haus takhta, hingga segala keruh diteguk tak itu keringat jelata berbaur nanah di luka membusuk lara. Dan kau pura-pura lupa itu hidangan apa. Tak cukup diingatkan dengan gunung melahar, hutan dan sawah mengerang kehilangan papan dan pangan. Pun ketiadaan sandang yang terbaca di gelembung hanya ingin kembali ke satu hamparan yang kini telah robek di setiap sudut keindahan. Akan kukembalikan dengan sulaman ayat-ayat Tuhan. Tanpa mengejar negeri khalayan maju, tetapi mulut bisu dan telinga dungu. Di kartu-kartu lain yang tak pernah 20 Maret 2018ROBOHNYA MIKROFON TUHANKarya YS SunaryoLagi dan lagi, mikrofon Tuhan ditikam. Ambruk bersimbah darah, dan di antaranya mendekap wafat berselubung keanehan. Bukan heran terhadap takdir kematian. Melainkan tebal ketidakwajaran pada kejadian dan cara gerangan yang merobohkan? Jejak berita mengabarkan bahwa pelakunya sekumpulan orang hilang ingatan. Di luka menganga bergelimpangan, hanya satu naskah yang dimainkan. Pada penghunus yang sama, waktu serupa, alasan yang tidak berbeda. Ketakutan tercipta di mana-mana. Dan sutradara adalah jiwa seteru bercermin dari zaman ke zaman. Bahwa melawan Tuhan pasti terkubur menyeramkan. Kuasa yang menyuapi rakyat dengan ketakutan adalah bangsa yang mudah dikalahkan. Dan pewaris para nabi yang dimatikan, mesti lekas mengundang kehancuran mikrofon Tuhan tak lagi bersuara, jangan sesali hilangnya surga. Padahal ia telah menjaga, dan berikan berjuta-juta nyawa untuk bahagia seluruh asal-usul manusia. Namun jika tiada sia-sia, apalagi dibuat dalam rencana; aduhai panggilan kiamat telah 21 Maret 2018Demikianlah kumpulan puisi kritikan terhadap pemerintah. Simak/baca juga puisi tentang kritik yang lain di blog ini, semoga puisi kritikan diatas menghibur dan bermanfaat bagai pembaca yang menyukai rangkai merangkai kata. Sampai jumpa pada puisi tema puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat periode 2014-2019, Fadli Zon memang selalu ramai menjadi perbincangan. Selain sindiran-sindiran kerasnya terhadap lawan politik, pria yang menjadi Presiden Organisasi Parlemen Antikorupsi Sedunia ini juga terkenal aktif mengomentari berbagai persoalan di dunia politik Tanah Air. Bukan hanya menggunakan kata-kata biasa, Fadli pun kerap mengomentari kinerja pemerintah saat ini, khususnya Presiden Jokowi dengan sindiran-sindirannya yang dituangkan dalam bentuk puisi. Fadli sendiri adalah alumni Jurusan Sastra Rusia Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Sejak tahun 2014 ia aktif membuat puisi yang berisi sindiran tentang perpolitikan di Indonesia. Bahkan, tak hanya Jokowi, terbaru Fadli disebut-sebut menyindir salah satu ulama dengan puisinya yang berjudul 'Doa yang Ditukar'. Ingin tau seperti apa saja puisi Fadli Zon yang penuh kontroversi itu? Berikut rangkum puisinya dari berbagai sumber, Rabu 6/2. 1. Puisi berjudul 'Mau Saya Tabok Rasanya' ini dibuat Fadli Zon usai Presiden Jokowi mengatakan ingin menabok penyebar hoax PKI yang menyerangnya. foto Instagram/fadlizon MAU SAYA TABOK RASANYA Mau saya tabok rasanya ketika kau enteng berdusta soal dana gempa hingga esemka Mau saya tabok rasanya ketika kau seenaknya naikkan harga menyusahkan jutaan rumah tangga Mau saya tabok rasanya ketika kau impor beras dan gula petani hancur panen derita Kini kau gadai lagi negara ekonomi makin liar liberal buta asing caplok semua bidang usaha Mau saya tabok rasanya agar kau lihat realita bukan fatamorgana Fadli Zon, Perjalanan Jakarta-Balikpapan, 24 Nopember 2018 2. Sedangkan puisi 'Tak Pernah Terbayang' ini menceritakan tentang kekaguman Fadli yang tak pernah membayangkan persatuan umat Islam yang begitu kompak di Aksi Bela Islam pada November 2016. foto Instagram/fadlizon TAK PERNAH TERBAYANG tak pernah terbayang jutaan rakyat berbaris datang dari gang sempit, kampung, komplek perumahan dari apartemen, blok petakan sampai lokasi gusuran semua sepakat menuntut keadilan tak pernah terbayang jutaan umat berbaju putih berwajah bersih memenuhi mushola, masjid dan lapangan berbekal samudera keikhlasan saling berbagi penuh persaudaraan menggalang jaringan kekuatan semua sepakat membela keyakinan tak pernah terbayang para ulama, habaib dan kyai turun ke jalan bersorban keberanian semangat membalut perjuangan shalawat sepanjang perjalanan semua sepakat mendudukkan kebenaran hukum telah diinjak-injak penguasa aparat belepotan lindungi sang penista media komprador siarkan dusta fitnah berceceran di dunia maya tuan rumah Istana pergi entah kemana tak pernah terbayang jutaan manusia teriak lantang takbir menguasai gelanggang Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar! dan lagu Indonesia Raya berkumandang Bangunlah jiwanya bangunlah badannya demonstan mengacungkan kepalan tangan tak peduli lagi segala ancaman semua sepakat menuntut keadilan hari itu kurasakan denyut nadi revolusi menggerakkan hati nurani bersiap melawan tirani *Fadli Zon, 5 Nopember 2016 Setelah mengikuti Aksi Bela Islam, 4 Nopember 2016. 3. Fadli juga membuat puisi 'Raisopopo' yang lagi-lagi menyindir Jokowi pada 2 tahun pemerintahannya. foto Instagram/fadlizon RAISOPOPO aku raisopopo seperti wayang digerakkan dalang cerita sejuta harapan menjual mimpi tanpa kenyataan berselimut citra fatamorgana dan kau terkesima aku raisopopo menari di gendang tuan melenggok tanpa tujuan berjalan dari gang hingga comberan menabuh genderang blusukan kadang menumpang bus karatan diantara banjir dan kemacetan semua jadi liputan menyihir dunia maya dan kau terkesima aku raisopopo hanya bisa berkata rapopo Fadli Zon, 16 April 2014 4. Ini adalah puisi terbaru Fadli di Bulan Februari 2019 yang berjudul 'Doa yang Ditukar'. Puisi ini disebut-sebut menyindir salah satu ulama di Indonesia. foto Instagram/fadlizon DOA YANG DITUKAR doa sakral seenaknya kau begal disulam tambal tak punya moral agama diobral doa sakral kenapa kau tukar direvisi sang bandar dibisiki kacung makelar skenario berantakan bubar pertunjukan dagelan vulgar doa yang ditukar bukan doa otentik produk rezim intrik penuh cara-cara licik kau Penguasa tengik Ya Allah dengarlah doa-doa kami dari hati pasrah berserah memohon pertolonganMu kuatkanlah para pejuang istiqomah di jalan amanah Fadli Zon Parung, Bogor, 3 Feb 2019 5. Puisi 'Sontoloyo' dibuat Fadli yang menyerang rezim Jokowi. Puisi ini dibuat saat kata 'sontoloyo' yang dilontarkan Jokowi tengah ramai menjadi perbincangan. foto Instagram/fadlizon SONTOLOYO! kau bilang ekonomi meroket padahal nyungsep meleset sontoloyo! kau bilang produksi beras berlimpah tapi impor tidak kau cegah sontoloyo! kau bilang pengangguran turun orang cari kerja makin berjibun sontoloyo! utang numpuk bertambah rupiah anjlok melemah harga-harga naik merambah hidup rakyat makin susah kau jamu tuan asing bermewah-mewah rezim sontoloyo! Fadli Zon, 25 Oktober 2018 6. Adanya puisi 'Ada Genderuwo di Istana' membuat Fadli Zon dilempari balasan puisi yang berjudul 'Ada Genderuwo di Senayan' karangan Arsul Sani yang masuk dalam kubu Jokowi. foto Instagram/fadlizon ADA GENDERUWO DI ISTANA ada genderuwo di istana tak semua orang bisa melihatnya kecuali yang punya indra istimewa makhluk halus rendah strata menakuti penghuni rumah penguasa berubah wujud kapan saja menjelma manusia ahli manipulasi tipu sana tipu sini ada genderuwo di istana seram berewokan mukanya kini sudah pandai berpolitik lincah manuver strategi dan taktik ada genderuwo di istana menyebar horor ke pelosok negeri meneror ibu pertiwi Fadli Zon, 11 Nopember 2018 7. Puisi 'Kaos dan Sepeda' berisi sindiran Fadli kepada Jokowi yang kerap membagikan kaos dan sepeda. Puisi ini mempertanyakan kesejahteraan masyarakat yang akan semakin makmur dengan adanya pembagian kaos dan sepeda. foto Instagram/fadlizon KAOS DAN SEPEDA dimanakah kesejahteraan? ketika ekonomi susah lapangan kerja makin punah kesenjangan kaya miskin mewabah kau lempar kaos di jalanan keluar dari mobil kebesaran jas lengkap penuh pengawalan kaos berhamburan jadi rebutan inikah jalan menuju kemakmuran? kemanakah kesejahteraan? ketika utang terus bertambah daya beli rakyat makin lemah harga kebutuhan pokok meroket tajam kau buat sepeda jadi hiburan kuis pertanyaan asal-asalan hadiah sepeda bertaburan inikah jalan menuju kemakmuran? seperti apakah kesejahteraan? ketika kaos dan sepeda selalu ada dalam berita dari soal ikan tongkol sampai Raisa inilah cerita negara keempat terbesar di dunia tak ada derita apalagi sengsara karena dibunuh statistik angka-angka dan media digenggam kuasa aku bayangkan Bung Karno dan Bung Hatta pikiran-pikiran besar merekat Indonesia narasi menyatukan tanah pusaka pidato dan tulisan heroik penuh makna perdebatan menyelami substansi wacana teladan kepemimpinan luar biasa mereka tak bagi kaos dan sepeda kaos dan sepeda bukan sekadar tanda mata ini ironi zaman penuh dagelan menjadikan kita bahan lawakan Fadli Zon, Yerevan, 3 Sep 2017 8. Salah satu puisi terbaru Fadli Zon berjudul 'Ahmad Dhani' yang dibuat karena adanya kasus Ahmad Dhani yang dipenjara. foto Instagram/fadlizon AHMAD DHANI kau telah bersaksi tentang zaman penuh persekusi kau melihat dengan mata kepala sendiri teater kebiadaban rezim tirani kini kau korban kriminalisasi ruang gerakmu makin dibatasi kau telah didzalimi mereka cemas kata-katamu melahirkan kesadaran mereka gentar dengar lagumu membangunkan perlawanan menabuh genderang kebangkitan mereka bungkam kalimatmu sambil menebar teror ketakutan mereka hentikan nyanyianmu sambil mencari-cari kesalahan mereka ingin kau tunduk tersungkur tapi kau berdiri tegak pantang mundur mereka ingin kau berkhianat tapi kau kokoh menjunjung amanat membela umat membela rakyat perjalananmu kini menentukan kau bukan sekedar musisi pemberani kau penghela roda perubahan rezim ini harus segera diganti dan dimusnahkan Fadli Zon, Perjalanan Jakarta-Surabaya 29 Januari 2019 AhmadDhaniKorbanRezim SaveAhmadDhani brl/guf Recommended By Editor Respons keras Dul Jaelani namanya dikaitkan dengan aktivitas politik Pose jari 5 seleb ini bikin heboh, dianggap simbol pilihan politik 12 Nama caleg di spanduk kampanye ini mengundang senyum 3 Politisi yang suka ngevlog, kekinian banget Fadli Zon-Ahmad Dhani tiru Jokowi cukur di Garut, warganet heran
Origin is unreachable Error code 523 2023-06-16 104419 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d8274d77e8fb7d6 • Your IP • Performance & security by Cloudflare
puisi sindiran untuk pemerintah